Senin, 8 Februari 2021 12:01 WIB

*

Video yang diklaim memperlihatkan detik-detik kapal ditenggelamkan di Selat Bali siklus di media sosial. Menurut klaim tersebut, kapal engine penumpang yang mengarungi rute Ketapang-Gilimanuk itu mengalami kecelakaan pada Jumat, 5 Februari 2021.

Anda sedang menonton: Video kapal tenggelam di selat bali

Salah satu tanggung jawab di Facebook pemisah video akun itu dengan cerita "Gilimanuk berduka, kecelakaan kapal persimpangan pada hari ini, Jumat, 5 Februari". Video tersebut juga diunggah malalui akunlain di koneksi ini dan ini. Sementara di YouTube, video clip itu tambahan dibagikan oleh kanal ini, ini, dan ini.

Gambar tangkapan layar unggahan di Facebook yang berisi klaim sesat soal video tenggelamnya kapal di Selat Bali.

PEMERIKSAAN FAKTA

Untuk ujian klaim tersebut, Tim buycia2.com buycia2.com mula-mula memfragmentasi video itu menjadi sejumlah lukis dengan tool InVID. Lalu, gambar-gambar ini ditelusuri mencapai reverse image tool Google. Hasilnya, ditemukan bahwa kecelakaan kapal laut batin video itu memang terjadi di Selat Bali, namun diatas 2016, ndak pada 2021.

Video tersebut sama dengan berbagai video amatir apa telah kawanan dibagikan di YouTube sepanjang 2016. Deviasi satunya adalah yang diunggah melalui kanal meluasnya on YouTube, apa diberi deskripsi bahwa menyertainya memperlihatkan momen saat kapal motor penumpangRafelia 2 saya tenggelam di Selat Bali pada 4 Maret 2016.

buycia2.com kemudian menelusuri pemberitaan tentang kecelakaan itu di media kredibel. Saluran milik stasiun televisi Bali TV,
newsbalitv, pernah memuat video clip serupa pada 5 Maret 2016. Video menyertainya adalah video peristiwa tenggelamnya kapal motor Rafelia 2 di Selat Bali setelah bertolak dari Pelabuhan Gilimanuk, Bali, menuju Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur.

Menurut arsip news buycia2.com, Kementerian Perhubungan membenarkan insula bahwa kapal motor penumpang Rafelia 2 tenggelam di ~ 4 Maret 2016. "Betul, Rafelia 2 dilaporkan ditenggelamkan di Selat Bali," kata juru surat kecil Kemenhub selama itu, J. A. Barata.

Ketua Komite Nasional keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono also membenarkan kabar kapal apa tenggelam itu. "Kami baru saja mengklarifikasi menjangkau Syahbandar Ketapang, betul ada kejadian itu," ujar Soerjanto.

Dilansir dari Detik.com, diatas 10 Mei 2016, KNKT akhirnya merilis gawangnya investigasi kecelakaan Kapal Motor penyeberangan (KMP) Rafelia 2 yang tenggelam di Selat Bali. Menurut kesimpulan KNKT, kapal tersebut tenggelam buat kelebihan muatan.

"KNKT menemukan bahwa menstabilkan kapal diatas saat ayo pergi sudah tidak memenuhi kriteria stabilisasi kapal apa baik, saat kapal melebihi dari sarat maksimum yang diijinkan," ujar major Sub Komite Investigasi kecelakaan Pelayaran Aldrin Dalimunte.

Aldrin menjelaskan, berdasarkan pengamatan CCTV ASDP Ketapang, pihaknya menemukan ada 16 van berwarna orange mengangkut bahan sisa menggoyangkan batu bara dengan tonase rata-rata 40 ton. Jernih itu dibawa dari Celukan bawang menuju Pelabuhan Mojokerto.

"Kami produksi rekapitulasi, ada 33 kendaraan, penumpang 62 orang, berbisa 765,26 volume berat muatan. Padahal, berat yang bisa diangkut kapal Rafelia 2 297 ton. Jadi, ada thừa muatan yang mencapai 595 volume saat kapal berlayar," kata Aldrin.

Analisis terhadap informasi apa KNKT dapatkan dari simulasi stabilitas, kapal mengalami trim haluan ataukah kapal berat di potongan depan. Tak hanya itu, kapal ini telah mengalami modifikasi pintu rampa dari sepanjang 5 meter were 13 meter. Untuk itu, pintu rampa haluan selalu terbuka. Pasalnya, bila tertutup, pintu rampa ini ini adalah menghalangi pandangan anjungan.

"Terbukanya pintu rampa sejajar menjangkau permukaan waiting laut, serta lepasnya pintu rampa dari engselnya untuk membuat air lautnya sebanyak 50 nada masuk nanti dalam geladak kendaraan dan mempercepat laju kemiringan kapal. Kemiringan kapal ini mengikuti dengan bergeraknya tonase di geladak kendaraan dan makin memperburuk stabilitas. Selain itu, KNKT also melihat bahwa kapal sejenis Rafelia 2 secara teknis noël dapat dioperasikan di dermaga jenis LCM, buat bentuk haluan apa memiliki bulbous dan struktur pintu rampa kapal."

Dari tujuan investigasi, also ditemukan adanya kekurangan pengawasan terhadap pola operasinya kapal, tersirat proses pemuatan dan penataan tonase oleh pihak operator maupun keunggulan pelabuhan keberangkatan kapal. Tak just itu, kondisi modifikasi apa dilakukan malalui Rafelia 2 belum mendapat izin trayek. "Status Rafelia pada 6 November 2014 itu kondisi suspended," ujar Aldrin.

Lihat lainnya: Perbedaan Waktu Bali Dan Jakarta Dan Bali? Perbedaan Waktu Di Indonesia: Wib, Wita, Dan Wit

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan kebenaran buycia2.com, klaim bahwa video di atas adalah video kapal ditenggelamkan di Selat Bali di ~ 5 Februari 2021, menyesatkan. Kecelakaan di dalam video itu memang terjadi di Selat Bali, ke kapal tersebut bertolak dari Pelabuhan Gilimanuk, Bali, persimpangan Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur. Namun, peristiwa kecelakaan kapal motor Rafelia 2 ini terjadi diatas 4 Maret 2016.

TIM CEK kebenaran buycia2.com

Anda punya data/informasi berbeda, kritik, ataukah masukan untuk artikel cek sebenarnya ini? Kirimkan usai buycia2.com