Beberapa quenn mengklaim memiliki petilasan Angling Dharma. Padahal, ada apa meyakininya tokoh rekaan.

Anda sedang menonton: Silsilah keturunan prabu angling darma


*

*
Petilasan Angling Dharma di Bojonegoro. (Mawan Sidarta/Kompasiana).

LEGENDA berkisahPrabu Angling Dharma dilahirkan melalui Pramesti, putri Jayabaya. Sementara Jayabaya merupakan putra Gendrayana, cucu Yudayana dan cicit Parikesit. Silsilahnya jika ditarik sampaike tokoh Mahabharata: Abimanyu, ayah Parikesit dan Arjuna, kakek Parikesit. Dia bertakhta diKerajaan Malawapati.

Bagi kawanan orang, kisah Angling Dharma bukan legenda. Pemfitnahan daerah, spesial Jawa tengah dan Jawa Timur, percaya tokoh menyertainya pernah hidup di masa lalu. Misalnya, di daerah Pati, Jawa Tengah, terdapat makam yang diyakini secara spasial peristirahatan Angling Dharma. Letaknya di Desa Mlawat, Kecamatan Sukolilo. Nama belakang Mlawat mirip Malawapati, kerajaan Angling Dharma. Dua kilometer dari sana, di Desa kedung Winong, Kecamatan Sukolilo, diyakini terdapat makam Patih Batik Madrim, tokoh dalam kisah Angling Dharma.

Tak just daerah Pati, di Bojonegoro also terdapat Situs Mlawatan di Desa Wotangare, Kalatidu, yang dipercaya kemudian petilasan Angling Dharma. Lebih dari itu, Angling Dharma sempat diwacanakan menjadi ikon kota Bojonegoro. Sampai-sampaitulisan di gapura perbatasan berbunyi: Selamat datang di Bumi Angling Dharma. Tim kesebelasan town itu, Persibo, juga punya julukan laskar Angling Dharma.

Dwi Cahyono, arkeolog dan pengajar sejarah Universitas Negeri Malang menjelaskan, sebelum berkembang kisahnya di berbagai daerah, Angling Dharma muncul lebih dulu dalamsastra lisan di ~ masa Hindu-Buddha.

“Yang menarik then muncul klaim setting area karena daerah-daerah tertentu. Dalam kematian yang kini dikenal luas, misalnya ada yang disebut negara Boja ataukah Bojanagara, yang kemudian dianggap kemudian toponimi menyiksa yang kini dikenal mencapai Bojonegoro,” ujar Dwi lewat sambungan telepon.


Penyebutan tokoh Jayabaya di kematian itu mengingatkan di atas Sang Mapanji Jayabhaya, penguasa Kadiri apa memerintah pada 1135-1157 M. Dia naik takhta menggantikan Bameswara. Tak banyak keterangan soal asal usulnya. Selama sendi 22 tahun, barutiga prasasti yang sampai pada aku ini. Kabarnya, dia menjadi king setelah merebut hak naik takhta dari kakaknya apa putra mahkota.

Pertanyaannya, apakah Angling Dharma tokoh sejarah? Apakah dia berhubungan dengan buycia2.com Kadiri, khususnya Jayabaya?

Dwi sepakatbahwa kemungkinan tradisi lisan kisah Angling Dharma cantik ada sejak sebelum Majapahit. Versi tertulisberjudulAri Dharma dan adaptasike dalam relief candi baru muncul di atas era Majapahit. Namun, tak setiap orang karya sastramengabadikan peristiwa historis. Penokohannya tambahan tak mesti selalu ada batin dunia nyata. Sastra types kidung yang berkisah sekitar tokoh historismisalnyaKidungRanggalawedanKidungSorandaka.

“Dalam pengisahannya itu also ada bias. Ada ekstra pengurangan, predisposition dari fakta buat dramatika,” kata Dwi.

Apalagihingga kini dikenal crowd versi naskah sekitar Angling Dharma. Menurut lydia Kieven dalamMenelusuri Figur Bertopi dalam Relief Candi Zaman Majapahit, Angling Dharma menampakkan adalah versi Bahasa Jawa modernis dari kidung bahasa Jawa Pertengahan berjudul Aji Dharma. Saga yang then berkembang akun itu tak lagi bisa dikorelasikan dengan saga yang terpahat dalam relief candi.

“Saya noël tahu, mengapa bisa jadi perubahan itu. Saya noël melihat apakah itu merujuk di ~ arti harfiah apa sama,” ujar Dwi.

Tokoh Rekaan


Dwi meyakiniAngling Dharma hanyalah tokoh rekaan. Namun, meski karakternya fiktif, nama belakang tempat, geografis ekologis, tipe tanaman, sungai, dan laut, firmicutes mencerminkan kondisi nyata di ~ masa itu. Ia juga sah dianggap seperti gambaran sosial dan budaya ketika sastra menemani itu ditulis.

“Itulah mengapa susastra tetap sanggup dijadikan sumber. Tidak untuk memfaktualkan tokoh fiktif. Tokoh sanggup rekaan, namun kisahnya bisa saja memang kisah faktual,” kata Dwi.

Jika karya fiksi menemani itu kini dianggap seolah faktual, akun itu wajar. Pasalnya, dialah begitu memasyarakat. Itulah, menurut Dwi, mengapa kemudian ada pelokalan atau pengkaitan kematian dengan kanton tertentu.

“Bahkan ada kadang-kadang apa mengatakan, tradisi lisan asal usul menyiksa itu tergambar di Angling Dharma,” ujar Dwi.

Pun jika kemudian dihubungkan dengan Jayabaya. Menurutnya, ini merupakan penjelasan yang ditambahkan kemudian. Soalnya, dalam tradisi sebelumnya, Angling Dharma tak dikenal asal usulnya.

“Di kematian ini noël disebut anak siapa, dari raja mana, baru kemudian pada perkembangan terdekat dicantolkan dengan Jayabaya. Ya, itu logis saja, Jayabayakan raja yang begitu dikenal rakyat Jawa,” kata Dwi.

Begitu juga soal keberadaan empire Malawapati. Tanpa ada bukti yang jelas, empire itu pun bisa memanggang hanya rekaan. Bahkan jika ada tempat yang mirip namanya, kemungkinan just meminjam dari kisah Angling Dharma yang sudah begitu dikenal.


“Bisa saja kisahnya membusuk dulu, baru kemudian desa-desa itu meminjamkan nama-nama dalam sastra yang sudah terkenal,” kata Dwi.

Makna Ari Dharma

Dwi mengatakan kisah Angling Dharma hingga bisa ~ diminati seperti sekarang inikarena keragaman tokohnya. Terutama untuk berkaitan dengan cerita binatang. Buktinya, saga tantrik atau cerita hewan kerumunan dijumpai kemudian relief dinding candi untuk memang disukai di atas masanya.

Pesan yang terkandung dalam cerita Angling Dharma tambahan dalam. Tentang kesetiaan dandharma.

“Biasanya yang setia itu istri, tapi ini tidak. Ia (Angling Dharma, red.) laki-laki yang setia diatas istri. Dia ingin ikut sekarat ketika istrinya mati. Nanti istrinya meninggal, itu bahkan just akan mencari wanita yang mirip mencapai almarhum istrinya, Satyawati,” jelas Dwi.

Dari segi bahasa,ariartinya adik,jika diambil dari titah awalnya,Ari Dharma. Menurut Dwi,ariseperti sebutan suami kepada istrinya. Kebiasaan ini dibuktikan melalui keterangandi jumlah orang Muncang darimasa Mpu Sindok pada866 saka (944 M). Disebutkan istri yang merupakan putri dari king sebelumnya, Wawa, disebutariparameswari dyah kepi.

"Ada kata ari" di sana. Ini sebutan Mpu Sindok karena istrinya, Dyah Kbi,"jelas Dwi.


Adapun dharmaartinya ajaran. Dengan demikian, menurutDwi, tokoh ini sentral memberikan tuntunan mengenai dharma suami kepada istritermasuk kesetiaan seorang suami kepada pasangannya.

"Nampaknya kisah tuntunan. Tokoh ini bukan nama belakang diri. Ini nama sebutan. Tokoh kisah yang memberikan tuntunan, kesetiaan suami,"kata Dwi.

Lihat lainnya: Harga Karaoke Happy Puppy Denpasar, Nav Family Karaoke Denpasar Bali

Di luar itu, kematian ini terbukti mampu melintasi zaman. Ceritanya tak sarat dengan bahasa-bahasa agama, tapi lebih kepada koneksi sosial manusia. Selagi Islam berkembang pun, cerita ini dengan tegas diminati. Bahkan, bentuknya tak another litererdan visual, tapi artian pertunjukkan.