Ustadz, Pengasuh rubrik Soal-Jawab ! Saya dicari menanyakan, sebenarnya sampai kyung jam berapakah waktu karena melaksanakan shalat Isya ? Apakah masih boleh melaksanakan shalat Isya saat sudah lewat sentral malam menjelang kota 2 pagi ? Misal jika kita tertidur.

Anda sedang menonton: Shalat isya lewat tengah malam

Apakah dalam tiap-tiap waktu shalat wajib, ada waktu jeda yang pada times itu times shalat terdepan telah habis ? Misal seperti shalat Shubuh setelah shalat Dhuhur. Mohon penjelasannya ! Terima kasih.

Jawaban.

Semoga Allâh memberikan kita taufik untuk menegakkan shalat di ~ waktunya apa telah ditentukan. Permasalahan yang diangkat di dalam pertanyaan ini adalah deviasi satu permasalahan fiqih apa cukup sukar ditarjih, untuk kuatnya perbedaan pendapat middle para Ulama dan adanya dalil-dalil yang shahih di atas masing-masing pihak. Karenanya alangkah baiknya jika dalam permasalahan ini kita menangkap langkah hati-hati (ihtiyâth) demi scammers ibadah kita.

Waktu shalat Isya berakhir saat tengah malam; berdasarkan sabda Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam di dalam hadits berikut :

وَوَقْتُ صَلاةِ الْعِشَاءِ إِلَى نِصْفِ اللَّيْلِ الأَوْسَطِ

Dan waktu shalat Isya adalah sampai pertengahan malam.

Inilah hadist shahih yang paling tegas menjelaskan kyung batasan akhir waktu shalat Isya.

Ibnu Hajar berkata :

وَلَمْ أَرَ فِي امْتِدَادِ وَقْتِ الْعِشَاءِ إِلَى طُلُوعِ الْفَجْرِ حَدِيثًا صَرِيحًا يَثْبُتُ

Mengenai memanjangnya waktu Isya sampai terbit fajar, saya belum mengetahui ada hadits apa tegas dan shahih.<1>

Jadi jika singa malam di suatu wilayah adalah sebelas jam, maka pertengahan malamnya adalah lima setengah jam ke matahari terbenam. Jika matahari tenggelam pada jam 18.00, maka pertengahan malamnya adalah pukul 23.30.


Baca juga Bacaan Shalawat tidak Sempurna

Berdasarkan keterangan ini, noël boleh sengaja mengakhirkan shalat Isya hingga melewati pertengahan malam. Dan jika karena tertidur buycia2.comang baru bangun usai melalui waktu itu, hendaknya dia segera melaksanakan Isya begitu bangun, sebagaimana diperintahkan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

إِذَا رَقَدَ أَحَدُكُمْ عَنِ الصَّلاةِ، أَوْ غَفَلَ عَنْهَا، فَلْيُصَلِّهَا إِذَا ذَكَرَهَا

Jika sebuycia2.comang di antara kami tidur hingga shalat terlewatkan, ataukah lupa shalat, hendaklah ia shalat kapan mengingatnya.

Namun linimasa pula hadits berikut ini agar chapter itu noel sering terjadi,

كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُؤَخِّرُ الْعِشَاءَ إِلَى ثُلُثِ اللَّيْلِ، وَيَكْرَهُ النَّوْمَ قَبْلَهَا، وَالْحَدِيثَ بَعْدَهَا

Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengakhirkan shalat Isya sampai sepertiga malam. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam benci tidur sebelum shalat Isya dan ngobrol setelahnya.”

Dengan demikian sanggup pula disimpulkan bahwa jeda antar times shalat terdapat di antara waktu shalat Isya dan shalat Shubuh, also di antara shalat Shubuh dan shalat Zhuhur. Adapun times shalat yang lain saling menyambung dan noël ada jeda. Hal ini selaras dengan kandungan firman Allâh :

أَقِمِ الصَّلَاةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ إِلَىٰ غَسَقِ اللَّيْلِ وَقُرْآنَ الْفَجْرِ ۖ إِنَّ قُرْآنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا

Tegakkanlah shalat darimana matahari menggeser hingga gelapnya malam dan (laksanakan pula shalat) Shubuh. Sungguh, shalat Shubuh itu disaksikan (oleh malaikat).” .

Lihat lainnya: Contoh Teks Berita Singkat Tentang Pendidikan, 3 Contoh Berita Bahasa Inggris Tentang Pendidikan

Tergelincirnya matahari adalah mulai waktu Zhuhur. Dan yang dimaksud dengan gelapnya malam adalah pertengahannya, buat itulah puncak gulita malam. Dalam ayat di atas, waktu antara Zhuhur hingga akhir Isya dijadikan satu untuk sambung menyambung tanpa jeda. Sementara waktu Shubuh dipisahkan; buat ada jeda antara Isya menjangkau Shubuh, tambahan antara Subuh dengan Zhuhur.<2>