Pengertian Chlorpheniramine

CTM atau chlorpheniramine adalah obat golongan antihistamin apa digunakan karena membantu meredakan gejalaalergiyang dipicu oleh debu, makanan, bulu hewan, serbuk sari, dan gigitan binatang.

Anda sedang menonton: Resep dokter obat batuk berdahak

Gejala-gejala alergi apa umum ditemui, antara lainbatuk, pilek, mata berair, tenggorokan dan hidung gatal, sertaruam.

Klorfeniramin maleat—zat active yang menjadi kandungan CTM—bekerja menjangkau memblokir zat alami tertentu (histamin) bangsaaksi alergi di di dalam tubuh sehingga untuk membuat reaksi alergi berkurang.

Dengan memblokir bahan bawaan lain apa dibuat oleh tubuh milik mereka (asetilkolin), maka cairan berbadan dapat mengering sehingga gejala such mata berair dan penggergajian berair dapat mereda.

Obat CTM belum terbukti aman atau efektif di atas anak-anak yangberusia under 1 tahun. Oleh buat itu, hindari penggunaan produk ini untuk mengobati komplikasi alergi diatas anak under 1 tahun, kecuali telah dikonsultasikan kepada tutur sebelumnya.

Artikel Lainnya:4 Alergi Kulit pada Wanita apa Perlu anda Tahu

Keterangan Chlorpheniramine

Sebelum menggunakannya, pahamilah content keterangan ataukah komposisi CTM agar obat alergi ini noël memberikan memengaruhi negatif di atas tubuh Anda. Baca terlebih dahulu keterangan obat CTM berikut ini:

1. CTM Tablet

*

Golongan: Obat Bebas TerbatasKelas terapi: AntihistaminKandungan: Chlorpheniramine maleat 4 mgBentuk: TabletSatuan Penjualan: StripKemasan: strip
10 TabletFarmasi: PIM PharmaceuticalHarga: Rp. 1.100 - Rp. 2.000 / Strip

2. CTM Botol

Golongan: Obat Bebas TerbatasKelas terapi: AntihistaminKandungan: Chlorpheniramine maleat 4 mgBentuk: TabletSatuan Penjualan: BotolKemasan: Botol
100 TabletFarmasi: PIM PharmaceuticalHarga: Rp. 9.000- Rp. 21.000 / Botol

Artikel Lainnya:Inilah Bentuk reaksi Alergi Obat pada Anak

Kegunaan Chlorpheniramine

Obat CTM digunakan karena membantu meringankan komplikasi alergi sebagai batuk, pilek, mata, merusak dan tenggorokan gatal, serta ruam.

Namun demikian, ingatlah bahwa kegunaan obat CTM ini hanya sebatas meredakan gejala. Jadi, lebih bijaklah di dalam menggunakannya. Bila perlu, konsultasikan terlebih sebelum kepada dokter karena dosis CTM apa tepat.

Dosis dan Cara Penggunaan Chlorpheniramine

Sebelum anda mengonsumsi CTM, sebaiknya berpengalaman petunjuk penggunaanya, lalu pahami mencapai baik. Tidak pula seberapa crowd dosis CTM apa seharusnya digunakan.

Chlorpheniraminedapat milik mereka konsumsi dalam bentuk tabletsebelum ataupun sesudah makan. Bila perlu, their dapat curam air putih setelahnya.

Apabila dari mereka mengonsumsi obat ini batin bentuk tablet, ingatlah bahwa mengonsumsi mencapai cara dihancurkan atau dikunyah hanya akan issue obat sekaligus sehingga dapat curam risiko efek samping.

Apabila milik mereka memiliki kapak medis tertentu, sebagai kehamilan atau penyakit tertentu, their dapat temukan terlebih sebelum kepada dokter buat ketentuan penggunaan.

Perhatikan beberapa policy penggunaan konsumsi CTM apa dianjurkan berikut ini:

Anak-Anak

Usia 1 tahun hingga kurang dari 2 tahun, 1 mg 2 kali sehari.Usia 2-5 tahun, 1 mg setiap 4-6 jam. Batasan maksimal dosis CTM per hari adalah 6 mg.Usia 6-11 tahun, 2 mg setiap 4-6 jam. Batas maksimal dosis per aku adalah 12 mg.

Dewasa

Usia di ~ 12 tahun hingga dewasa, 4 mg setiap 4-6 jam. Batas maksimal dosis per aku adalah 24 mg. Sementara, bagi orang di ~ 65 tahun, dosis maksimal CTM adalah 12 mg.

Cara PenyimpananSimpan di ~ suhu dibawah 25 melakukan Celcius.

Lihat lainnya: Ini Uang Logam Indonesia Dari Masa Ke Masa Ke Masa, 10 Uang Koin Indonesia Dari Masa Ke Masa

Artikel Lainnya:Obat Alergi cold sama dengan Obat untuk Mengatasi Alergi Lain?

Efek Samping Chlorpheniramine

Setelah mengonsumsi CTM, beberapa efek samping yang mungkin muncul, antara lain:

MengantukPusingSakit kepalaSembelitSakit perutMulut keringPenglihatan kaburPenurunan koordinasi ataukah mulut kering atau hidung atau tenggorokanJantung berdebarDenyut darah jantung lebih cepat dari normal

Kontraindikasi Chlorpheniramine

Obat CTM noël dianjurkan buat dikonsumsi bila dari mereka termasuk dalam beberapa kategori di bawah ini:

Pasien glaukoma tepian sempitPasien obstruksi leher kandung kemihPasien hipertrofi prostatPasien tukak lambung stenosisPasien penyerbuan asma akut

Interaksi Obat Chlorpheniramine

Konsumsi obat CTM noël boleh used bersamaan dengan:

AlkoholDepresan SSPAnti-kolinergikPenghambat MAO

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori C: belum ada studi apa terkontrol di atas wanita hamil. Obat diberikan just jika manfaat yang diperoleh lebih terlalu tinggi dari potensi risiko pada janin. CTM juga dapat terserap ke dalam ASI, sehingga medang menyusui harus berkonsultasi dengan dokter silam menggunakan obat ini.