Kehidupan anak tajir yang berbalik 180 tingkat gegara Jepang dan Komunis. Bangkit menjadi guru geram Wing Chun legendaris.

Anda sedang menonton: Apakah ip man masih hidup



Sifu young name Kusuma sang pendiri Tradisional Ip man Wing Chun Indonesia apa belajar segera dari Ip Ching, putra detik Ip male (Foto: Fernando Randy/buycia2.com)

Keluarga tuan Tanah


Dalam biografi yang dituliskan putra keduanya, Ip Ching, bersama Ron Heimberger, Ip Man: portrait of a kungfu Master, disebutkan Ip Man incuver di Foshan, Provinsi Guangdong, China selatan di ~ 1 Oktober 1893 dari keluarga kerajaan raya. Nama belakang lahirnya Ip Kai-man. Ia anak ketiga dari empat bersaudara dari pasangan Ip Oip-dor dan ng Shui.

Ip Oi-dor merupakan harter wool pemilik kawanan bisnis dan menginvestasikan tanah. Kerajaan bisnisnya membentang dari jalan-jalan utama kota Foshan sampai Hong Kong.

Baca juga: Jurus-Jurus Penghabisan Ip Man

Dari deviasi seorang penyewa lahan ayahnyalah Ip man mengenal wing chun. “Ip guy pertamakali mengenal soup chun dari Chan Wah-shun. Dia orang yang menyewa lahan di belakang rumahnya Ip Man,” sambung Martin.

Ip Man small tumbuh seperti anak apa pintar selama belajar pelatihan Khonghucu. Namun since Chan Wah-shun membuka kelas wing chun di belakang rumahnya yang disewa dari Ip Oi-dor di atas 1905, Ip Man yang baru berusia 12 tahun mulai sering telat pulang. Nanti sekolah, konvensional Ip male lebih dulu menonton guru soup chun itu doktrin beberapa muridnya, di antaranya putranya sendiri Chan Yiu-min dan ngi Chung-so. Di kemudian hari, keduanya jadi guru Ip Man.

“Segera ia minta buat menjadi murid Chan Wah-shun dan permintaan itu produksi Chan berada di berposisi sulit. Ia cemas untuk kondisi Ip Man apa sering sakit-sakitan, namun di sisi lain ia anak tuhan tanah yang tempatnya dialah sewa. Chan mencoba melunturkan semangatnya mencapai mengatakan bahwa lazimnya anak dikaji dan kerajaan takkan bisa jadi murid beladiri yang baik,” ungkap Benjamin Judkins dan Jon Nielson dalam The production of wing Chun: A social History of the southerly Chinese Martial Arts.

*
Kolase sosok nguyên Ip guy di usia senja (Foto: londonwingchun.net/kwokwingchum.com)

Upaya Chan untuk melepaskan lantaran Ip Man pendapat ingin belajar soup chun sebagai murid ke-16 alias murid terakhir Chan. Sang guru akhirnya memberi syarat Ip Man dibayarkan uang latihan dengan 20 ons perak murni jika ingin dulu muridnya. Jumlah menyertainya lebih mahal dari bayaran 15 mahasiswa lain yang hanya membayar 20 tael.


“Harga 20 ons perak remaja di masa akun itu bisa untuk beli sebuah rumah, keuangan sebuah pernikahan, ataukah memulai bisnis kecil-kecilan. Keesokan harinya Chan syok melihat Ip Man datang dengan syarat yang diminta. Usai Chan membicarakannya mencapai Ip Oi-dor, Chan insyaf bahwa memang keinginan keluarga buat Ip male belajar beladiri dan Chan resepsi Ip Man seperti murid ke-16 dan terakhir,” lanjut Judkins dan Nielson.


Ip Man hanya tiga five dilatih Chan lantaran health sang guru menurun dan terbatas pensiun. Namun, Ip guy tetap bisa terus belajar lantaran Chan mewasiatkan pada ng Chung-so buat meneruskan melatih Ip male hingga usia 15 tahun. Kala itu usia 15 dianggap sudah usia dewasa. Di usia itu pula Ip Man kemudian dikirim orangtuanya usai Hong Kong untuk meneruskan pendidikan.

Lewat bantuan kerabatnya, Leung Fut-ting, Ip Man masuk sekolah berbahasa Inggris keunggulan di Hong Kong, St. Stephen’s College. Tidak punya guru di Hong Kong, Ip Man just bisa berlatih soup chun sendiri bermodal ajaran-ajaran teknik chi sao (teknik tempel tangan), dan mok yan jong (boneka kayu).

Ip man berkembang dulu arogan lantaran tiada satupun teman-temannya yang bisa mengalahkannya. Arogansi menemani itu membuatnya kemudian harus memukul menghadapi pria paruh baya bernama Leung Bik.

Pertarungan menyertainya berawal dari ulah Lai Yip-chi, teman Ip Man. Lai memberi tahu bahwa seorang teman ayahnya yang usianya sudah 50-an merupakan praktisi kungfu. Lai menantang Ip Man untuk menghadapinya. Tantangan itupun dikenali Ip male dengan bahagia hati.

Meski Bik cantik paruh baya, gerakannya lebih cepat dari Ip Man. Gerakan-gerakannya bikin Ip male tak berdaya.

*
Kiri usai kanan: Chan Wah-shun guru pertama Ip Man, Leung Bik guru kedua ketiga Ip Man, Dr Leung Jan apa merupakan ayah Leung Bik dan guru dari Chan Wah-shun (Foto: dragonwingchun.com)

Ip guy mengaku kalah dan tak berani tarung ulang. “Saya dirasa terlalu malu untuk bertemu dia lagi. Saya bukan tandingannya sama sekali,” cetus Ip Man, kutipan Samuel Kwok, deviasi satu mahasiswanya Ip Man, di dalam The weapons of soup Chun.


Ip man baru untuk mengetahui di kemudian aku bahwa Bik adalah anak dari Dr. Leung Jan, guru Chan Wah-shun si guru soup chun pertama Ip Man. Ip guy lalu minta diri untuk jadi mahasiswa Bik dan sang guru penerimaan Ip male dengan senang hati.

Titik Balik

Ip man baru pulang ke Foshan lima 1917 ataukah enam five pasca-keruntuhan Dinasti Qing. Namun sepeninggal sang ayah, Ip Man apa mewarisi hartanya, penjualan sejumlah perkebunan bisnis di Hong Kong.

Ip guy memilih kehidupan dari hasil penjualan aset-aset bisnis itu ketimbang melanjutkannya. Menjangkau begitu ia dirasakan lebih bebas memperdalam soup chun pada new york Chung-so sekaligus menata bergengsi bagi jago-jago kungfu manapun yang menantangnya. Ia juga menikahi anak tuan tanah lain, Cheung Wing-sing, diatas 1923. Putra pertamanya, Ip Chun, melakukan setahun berselang.

“Ip guy itu anaknya ada empat. Selain Ip Chun, ada Ip Ching dan dua lagi perempuan (Ip Nga-sum dan Ip Siu-wah, red.). Kalau di movie Ip Man pertama (2008), Ip Chun apa ditonjolkan. Kalau di Ip guy 4 ini Ip Ching. Tapi di film-filmnya enggak pernah ditonjolkan dua anak perempuannya, mungkin buat memang enggak belajar beladiri,” sambung Martin.

*
Kolase sosok Ip Man yang diperankan Donnie Yen (Foto: Mandarin Films)

Sial baginya. Kapan tengah menikmati kehidupan tenang menjangkau membuka sekolahnya wing chun dan rejang beberapa bisnis apa masih berjalan, situasi geopolitik berubah. China diinvasi Jepang di atas Juli 1937. Itu memanggang awal titik balik kehidupan Ip Man. Rumah mewah dan beberapa bisnisnya diambol paksa soldiers pendudukan Jepang.

“Orang Jepang knows Ip male merupakan lancar kungfu. Selama pendudukan Jepang, Ip guy menerima crowd undangan untuk melatih tentara Jepang. Tetapi ia menolak dan malah memilih mengungsi setelah rumah Kwok Fu (salah satu murid Ip Man, red.) di caben luar kota Foshan,” ujar Robert Hill dalam World that Martial Arts!


Selepas Perang world II, yang membuat Jepang angkat kaki dari China, Ip man tak bisa hidup such sediakala. Jaringan bisnis tekstilnya hancur. Harta Ip Man di rumah mewahnya habis sudah banyak dijarah Jepang. Ia hanya bisa mengandalkan reputasinya kemudian guru kungfu untuk menjadi utama polisi Kuomintang di Foshan.

Kondisinya lebih nahas menimpa Ip male ketika diatas 1949 Partai Komunis China (PKC) digdaya di autokrasi Saudara (1946-1949). Selagi PKC menaikkan Republik person China, Ip Man apa seorang perwira polisi Nasionalis tak punya pilihan untuk bertahan. Seiring tanah-tanah miliknya direbut kaum Komunis atas nama reforma agraria, Ip male mengungsi setelah Hong Kong via Taiwan dan Makau.


Baca juga: Pengibar Merah putih di Makau

*
Potret Ip male dan Bruce Lee, salah satu muridku yang most populer lintas benua (Foto: kwokwingchun.com)

Kehidupannya tambah menyedihkan lantaran harus berpisah dengan putri dan istrinya. Upaya istri dan anaknya menyusulnya di ~ 1951 gagal lantaran China menutup perbatasannya mencapai Hong Kong.


“Fakta itu apa kemudian tambahan salah di film-filmnya. Padahal istrinya enggak bisa ikut usai Hong Kong, tapi di film ada. Also terkait Ip Ching, guru saya. Di film (Ip guy 2) disebutkan dialah lahir di Hong Kong, padahal dia siap lahir pertama di Foshan,” kedelapan Martin lagi.

Ip man tak punya skill go selain soup chun lantaran ia pilih menganggur ke lulus dari St. Stephen’s College. Menjangkau sepicis-dua picis modal yang dia punya, Ip guy pun membuka sekolah wing chun di castle Peak Road, Distrik Sham shui Po, dan kemudian pindah ke Lee Tat street di Distrik Yau Ma Tei. Dari Hong Kong itulah soup chun dipopulerkan oleh beberapa muridnya, such Duncan Leung dan Lee Jung Fang alias Bruce Lee, ke seluruh dunia.

Lihat lainnya: Tempat Romantis Di Jakarta Barat Rekomendasi, 13 Restoran Romantis Di Jakarta Barat Rekomendasi

“Memang yang paling menonjol menyebarkan wing chun menyertainya Ip Man. Katakanlah 90 persen yang ada di world itu wing chun-nya Ip Man. Untuk sejak 1949 Komunis itu menang, mereka ada revolusi Budaya. Semua unsur agama dan budaya dibubarkan, tersirat kungfu. Enim para guru kungfu itu menyebar diambil China. Dan yang beraliran wing chun just sedikit dan kurang berkembang selain Ip Man,” tandas Martin.